Gambar

Photo AlbumBudayaMay 25, '06 1:41 AM
for everyone

my-brotherhood.jpg
 13 Comments 


21 Comments
Comment deleted at the request of the author.
tulusjogja wrote on May 26, '06
Di Yogyakarta terdapat perkumpulan etnis Tionghoa yang sudah eksis sejak tahun 1917 an, namanya Hoo Hap Hwee, namun sekarang juga memakai nama Perkumpulan Budi Abadi. Saya sebagai salah seorang anggota dan pada dua periode terakhir ini sebagai pengurus (periode 2002-2006 dan 2006-2009). Salah satu kegiatannya adalah ritual Liong dan Samsie, kami tampil hanya pada acara ritual.
haryantodhy wrote on Jul 6, '06
yth. bpk. tulus, saya bersimpati anda punya kumpulan, hal ini mengandung arti bahwa dalam suatu kehidupan perlu adanya kebersamaan, keharmonisan, dan kekeluargaan. Meskipun bapak ada di komunitas tertentu, saya berharap bapak dapat membuka diri terhadap komunitas yang lain, misalnya saya. terus terang saja saat ini saya mempunyai lingkungan yang baru yaitu diklatpim iv. terima kasih saya ucapkan
tulusjogja wrote on Jul 6, '06
ya begitulah manusia harus selalu mengembangkan keharmonisan dan kerukunan.
ancillaysi wrote on Aug 21, '06
hueeeeeeeeeeee... saya baru tahu ada tu pak :)
kegiatannya apakah?
tulusjogja wrote on Aug 22, '06, edited on Aug 22, '06
Hoo Hap Hwee (HHH) Yogjakarta berjuang dalam jalur budaya, kami bertekad menjadi benteng kebudayaan, kebetulan kebudayaan tradisional Tionghoa di Jogja. Kegiatan di HHH antara lain Sasana Wushu, Liong dan Samsie, Bahasa Mandarin (tapi saya gak bisa lho, sulitnya minta ampun deh, kayaknya dah terlambat mempelajarinya...he heh), meja bilyard (tiga bola khusus untuk anggota), Sembahyangan (menghormat leluhur) setiap tanggal 1 dan 15 imlek (tapi Hwee Kwan/gedung perkumpulan bukan tempat ibadah lho, kami hanya punya meja sembahyangan, dalam kesempatan seperti itu biasanya kami, pengurus dan anggota ngobrol ngalor-ngidul), terus ada juga persemayaman jenazah dan kegiatan sosial lainnya. Gitu....

Kalau ke Jogja mampir aja, kami ada di jalan Bintaran Wetan 19.
Hoo Hap Hwee atau Perkumpulan Budi Abadi (PBA) mengembangkan persaudaraan, gak pandang bulu, agama, ras dan suku apalagi golongan, kami bersaudara.... anggotanya juga macem macem ada Tionghoa (paling banyak), ada Jawa, orang bule, ada orang Jepang, ada Islam, Budha, Konghucu, Kristen, Katolik, Tao dll Yang penting punya komitmen mengembangkan budaya yang ada di HHH, saya sebagai orang Jawa dan Muslim tapi dipercaya sebagai salah satu Cap Ji Siang (12 pengurus Inti)
O ya Liong dan Samsie kami khusus untuk kegiatan ritual.. di klenteng atau hari-hari besar tradisional Tionghoa....foto itu kami ambil ketika kami mengadakan ritual di Parangtritir dalam rangka perayaan Peh Cun..
Comment deleted at the request of the author.
titileksono wrote on Sep 21, '06
Salam kenal pak tulus, saya juga orang jogja (walau sementara ini tinggal di jepun), tapi kok nggak tahu ada HHH yang bagus banget gini ya...aku yang kuper atau mungkin HHH-nya yang kurang promosi ya?
merapi212 wrote on Sep 25, '06
wah kegiatanya apa aja om
wawanism wrote on Oct 30, '06
sugeng riyadi koh tu zheng ie. mohon maap lahir dan batin. ini saya iseng2 browsing sambil nunggu antri di telkom. tyt ktmu jg. saking Wawan Perkumpulan Budi Abad (atau yang dahulu lebih dikenal dengan Re Yok Hoo Hap Hwee :) kyk oom Djiang yah?
wawanism wrote on Oct 30, '06
sugeng riyadi koh tu zheng ie. mohon maap lahir dan batin. ini saya iseng2 browsing sambil nunggu antri di telkom. tyt ktmu jg. saking Wawan Perkumpulan Budi Abad (atau yang dahulu lebih dikenal dengan Re Yok Hoo Hap Hwee :) kyk oom Djiang yah?
yuliamangesti wrote on Dec 29, '06
indonesia penuh budaya ya ??
asianatelier wrote on Feb 19, '07
wah, asyik juga kegiatannya ya, saya tertarik dengan Wushu, namun kadosipun kulo mboten gadah bakat :) Pak Tulus mohon update terus ya kegiataannya, biar kita kita generasi muda ini bisa mengenal beragam kebudayaan...
rizxo wrote on Aug 16, '07
mas.... aq pngn iso silat kasi trik n tips nya dunx;??
iwanbinanto wrote on Nov 3, '07
sayangnya ..
aku dak ikut ..
kdharmawan wrote on Nov 12, '07
Di Semarang juga ada Hoo Hap, saya sbg etnis Tionghoa malah mencoba belajar hidup didesa di Jogya Selatan sambil belajar adat jawa dulu :-)
tulusjogja wrote on Nov 14, '07, edited on Nov 14, '07
Betul, Hoo Hap Hwee memang pada jaman doeloe (tahun 30 - 60 an)hampir ada di setiap kota besar di Indonesia, bahkan ada di beberapa kota besar di luar negeri, Los Angels, San Fransisco, Mellborne. Tapi kami tidak ada hubungan organisatoris, pada tahun 1952 pernah mengadakan kongres Hoo Hap se Indonesia di Yogyakarta. Setelah badai 65, banyak diantara kami berganti nama, dan bahkan menghilangkan ciri kekhasannya, sehingga lama lama jadi hilang terputus dari akarnya. Kami di Yogyakarta - meskipun juga telah berganti nama dengan nama Perkumpulan Budi Abadi (PBA), namun kami tetap menyebutnya sebagai Hoo Hap Hwee. Kami memiliki komitmen menjadi dan berupaya melestarikan budaya tradisional dan mengadakan revitalisasi cultur Tionghoa dalam budaya Nusantara. "Memperkuat tradisi Tionghoa untuk memperkaya budaya Nusantara" begitulah cita-citanya.
Kagem Kisanak Kusnady Dharmawan, mangga kula aturi pinarak wonten Hwee Kwan ing Jl Bintara Wetan 19 Yogyakarta.
djenol wrote on Dec 29, '07
wah pasukan apa ini? Kelihatannya mereka punya sifat ksatria yang jujur, displin dan bebas korupsi! Kulisuara
bemuslimconr wrote on Mar 1, edited on Mar 1
Ritual budaya yang menarik sekali.
sinyopooh wrote on May 29
rame ya om ya
anakeibu wrote on Jun 1
Kalau ke Jogja mampir aja, kami ada di jalan Bintaran Wetan 19.
Kalau saya ke Yogya boleh mampir juga? Jam bukanya kapan saja, Mas Tulus?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help